Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Jendral TNI bolehkan TNI Berhijab

Selasa, 02 Juni 2015

Jendral TNI bolehkan TNI Berhijab - Panglima TNI Jenderal Moeldoko memperbolehkan prajurit wanita TNI alias Perempuan TNI (Wan TNI) mengenakan hijab dalam bertugas. Moeldoko tidak beranggapan penggunaan hijab bagi Wan TNI sbg persoalan.‎

Sikap Moeldoko ini diutarakannya terhadap peluang ‎pengarahan terhadap seluruhnya prajurit TNI dgn istri Se-Sumatera Utara di ‎hanggar Arena Lapang Hawa Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/5/2015).‎

Mula-mula, ada salah satu orang Wan TNI bernama Kapten Kes Dastria bertanya‎ pada Moeldoko soal pemakaian hijab. "Adakah bisa jadi perempuan TNI memakai hijab seperti yg difungsikan Polwan?" bertanya dirinya terhadap Moeldoko.

Seribuan orang yg memenuhi‎ tempat sontak bertepuk tangan. Lantas Moeldoko menjawab pertanyaan itu bersama bernas.
Baca ini juga 
http://arzuecollections.blogspot.com/2015/06/tni-harusnya-membolekan-anggotanya.html

"‎Gunakan saja, kita nggak melarang kok. Perempuan TNI ingin gunakan hijab, gunakan saja. Jikalau baju Instansi menggunakan hijab, benar-benar kita sempat melarang? Nggak usah ribut. Itu urusan masing-masing," jawab Moeldoko tegas.‎

TNI Harusnya membolekan anggotanya berhijab

TNI Harusnya membolekan anggotanya berhijab - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH. Cholil Ridwan mengemukakan bahwa TNI itu seperti abang kandungnya Polri. Menjadi, telah seharusnya TNI dapat mencontoh kebijakan positif yg dibuat Polri terkait bersama izin berhijab bagi anggotanya (polwa.red).

“TNI kan abang kandungnya Polri yah, selayaknya TNI ikut saja apa yg sudah dilakukan Polri menyangkut aturan berhijab. Tah, biarpun dulu Polri tidak sedikit argumen hasilnya ditetapkan serta Surat keputusan(SK) berkenaan hijab polwan. Aku rasa tinggal menunggu ketika saja,” kata KH. Cholil disaat dihubungi hidayatullah.com, Senin (01/06/2015).

Menjadi, menurut KH. Cholil panglima TNI nggak butuh melemparkan wacana berkenaan hijab bagi Korps wanita(Kowan) TNI ke alat namun, alangkah baiknya Panglima Moeldoko itu segera saja menciptakan aturannya yg setelah itu disahkan lewat suatu SK sama seperti Polri.

“Saya rasa panglima TNI nggak usah melempar wacana soal hijab bagi kowan TNI ke fasilitas, segera saja penglima TNI action menciptakan SK selanjutnya disahkan, seperti SKnya Kapolri soal hijab. Tah hasilnya seperti itu serta. Ketetapan hijab itu pula bagi yg ingin,” kata KH. Cholil.

KH. Cholil mengungkapkan bahwa wacana hijab bagi kowan TNI bakal dibahas terhadap Ijtima’ Ulama di Tegal, 7-10 Juni 2015 ini. Sebab, lanjutnya, seluruhnya masalah-masalah keumatan (seperti hijab bagi kowan TNI.red) kebanyakan dikumpulkan MUI yg seterusnya dibahas dgn.
Baca Juga yuk :
cara memakai jilbab zaskia

“InsyaAllah soal hijab bagi kowan TNI dapat dibahas kepada Ijtima’ Ulama awal bln Juni ini,” pungkas KH. Cholil.
 

Most Reading

Sidebar One